nugassles

gunadarma

Cari Blog Ini

CATEGORY >


·         ANIMASI
Animasi adalah gambar bergerak yang berasal dari kumpulan berbagai objek yang disusun secara khusus sehingga bergerak sesuai alur yang sudah ditentukan pada setiap hitungan waktu. Objek yang dimaksud adalah gambar manusia, tulisan teks, gambar hewan, gambar tumbuhan, gedung, dan lain sebagainya.
Ada juga beberapa orang yang mendefinisikan animasi sebagai hasil pengolahan gambar tangan menjadi gambar bergerak yang terkomputerisasi. Dulunya proses membuat konten animasi memerlukan gambar tangan yang dibuat hingga berlembar-lembar. Namun, dengan kemajuan di bidang teknologi komputer animasi tidak lagi dibuat diatas kertas melainkan langsung di komputer. Para pembuat konten animasi disebut dengan animator. Saat ini ada banyak perusahaan sukses di bidang pembuatan film animasi, diantaranya seperti Walt Disney, Pixar, DreamWorks, lain-lain.
Animasi bisa direkam di media analog, seperti buku, film gambar bergerak, rekaman video atau media digital termasuk sejumlah format, seperti GIF animasi, animasi flash atau video digital.
A. Prinsip Animasi
1. Kemampuan menggambar (gambar padat)
Gambar padat adalah kemampuan individu untuk membuat gambar dengan benar dan baik, dan juga kemampuan untuk menyusun gambar agar terlihat lebih nyata.
2. Menekan dan Meregangkan (Squash and Stretch)
Squash dan Stretch adalah untuk membuat benda hidup atau benda mati terlihat seolah-olah mereka nyata sehingga mereka tampak bergerak secara realistis dan lebih jelas.
3. Antisipasi
Antisipasi adalah membuat gerakan pada suatu objek secara berurutan sehingga pemirsa dapat memahami dan menikmati animasi yang ditampilkan.
4. Staging
Staging adalah penataan gerak dengan membuat ekspresi pada karakter atau objek dalam animasi sehingga audiens lebih mudah dikenali.
5. Lurus ke Depan dan Pose untuk Pose
Ini adalah langkah seorang animator yang bekerja, yang direncanakan dalam pembuatan gambar, membuat gerakan dan ukuran, yang dilakukan dari awal untuk membuat animasi.
6. Mengikuti gerakan
Ketika adegan berhenti bergerak, karakter tidak berhenti tiba-tiba. Ini membuat animasi terlihat lebih realistis.

7. Slow In dan Slow Out
Ini adalah pengaturan pementasan dan pengaturan waktu dari satu adegan ke adegan lainnya dalam animasi.
8. Konstruksi lengkung
Buat gerakan tubuh karakter animasi / objek terlihat lebih halus. Misalnya pergerakan benda-benda hidup atau pergerakan objek dalam animasi terlihat lebih realistis.
9. Waktu (Waktu)
Ini adalah penentuan waktu yang tepat ketika suatu gerakan diberikan kepada karakter / objek dalam animasi yang dibuat.
10. Gerakan Dukungan (Aksi Sekunder)
Ini untuk membuat berbagai gerakan pendukung untuk melengkapi karakter dalam ekspresi atau tindakan agar terlihat lebih nyata.
11. Melebihkan
Ini adalah upaya untuk membuat karakter terlihat lebih meyakinkan dalam aksinya, misalnya membuat karakter lebih lucu.
12. Daya Tarik
Ini adalah kualitas animasi di mana pemirsa dapat menikmati gambar menawan, desain yang bagus, memiliki daya tarik, dan keuntungan lainnya
B. Jenis-Jenis Animasi
Secara umum jenis animasi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
1. Animasi Berdasarkan Bentuk Karakter
a. Stop Motion Animation/ Claymation
Jenis animasi ini pertamakali ditemukan oleh Blakton pada tahun 1906. Blakton memanfaatkan tanah liat (clay) sebagai objek animasi. Contoh film yang memakai teknik animasi clay adalah film Chicken Run dan Shaun the sheep. Tentu saja bahan yang digunakan bukanlah tanah liat biasa tapi palasticin, yaitu bahan yang elastis/ lentur.
b. Animasi 2 Dimensi (2D)
Animasi 2D kita kenal dengan kartun (cartoon), yaitu kumpulan gambar-gambar lucu dalam film animasi untuk menghibur penonton. Beberapa contoh film kartun misalnya; Donal Bebek, Tom & Jerry, dan lain-lain.

c. Animasi 3 Dimensi (3D)

Teknologi berperan besar bagi kemajuan animasi, khususnya teknologi komputer. Animasi 3D adalah pengembangan dari animasi 2D dimana objek dalam animasi menjadi terlihat lebih hidup. Film-film animasi yang kita lihat saat ini sudah menggunakan animasi 3D dan CGI (Computer Generated Imagery). Misalnya; Finding Nemo, Toy Story, dan lain-lain.
d. Animasi Jepang (Anime)
Film animasi Jepang (anime) sangat disukai berbagai kalangan di dunia dari segala usia. Beberapa anime Jepang yang sangat populer misalnya One Piece, Slam Dunk, Naruto, dan lain-lain.
2. Animasi Berdasarkan Teknik Pembuatannya

a. Animasi Cell

Berasal dari kata “Celluloid”, ini merupakan teknik membuat film animasi yang cukup populer. Animasi cell biasanya merupakan lembaran-lembaran yang akan membentuk animasi tunggal. Jadi masing-masing cel merupakan bagian terpisah. Misalnya objek dan latar belakangnya terpisah, sehingga bisa bergerak secara mandiri.

b. Animasi Frame

Animasi frame adalah animasi yang menggunakan rangkaian gambar yang ditunjukan secara bergantian. Contoh sederhananya, seperti saat kita membuat gambar/ objek yang berbeda-beda pada lembaran-lembaran buku, lalu membuka buku tersebut secara cepat dengan jari maka gambar tersebut akan terlihat seolah-olah bergerak.

c. Animasi Sprite

Animasi sprite menggunakan latar belakang diam lalu gambar digerakkan di bagian depan. Teknik ini adalah bagian dari animasi yang bergerak secara mandiri, misalnya seperti burung terbang, planet yang berotasi, bola yang memantul, logo yang berputar, dan lain-lain.

d. Animasi Path

Teknik animasi path adalah animasi dengan menggerakkan obyek di sepanjang garis yang ditentukan sebagai lintasan. Contohnya dalam pembuatan animasi kereta api, pesawat terbang, lain-lain yang membutuhkan lintasan gerak tertentu.

e. Animasi Vektor

Teknik animasi vektor mirip seperti animasi sprite, bedanya animasi sprite menggunakan bitmap sedangkan animasi vektor menggunakan rumus matematika untuk menggambarkan sprite-nya.

f. Animasi Spline

Teknik animasi Spline merupakan representasi matematis dari kurva, sehingga gerakan objek mengikuti garis berbentuk lurus dan berbentuk kurva.

g. Animasi Karakter

Teknik animasi karakter umumnya ada di film kartun dan juga pada film animasi 3D. Dalam animasi karakter, semua bagian dalam animasi bergerak bersamaan namun karakter setiap objek punya ciri dan gerakan yang berbeda.
Sumber:
https://www.maxmanroe.com/vid/teknologi/pengertian-animasi.html
https://idseducation.com/articles/memahami-definisi-animasi/
·         DESAIN GRAFIS
Desain adalah suatu proses kreatif yang menghasilkan produk berguna bahkan tidak ada sebelumnya. Grafis sendiri berasal dari kata Graphic dalam bahasa inggris, yang berarti sesuatu yang berhubungan dengan seni rupa, termasuk gambar, ilustrasi, pahatan hingga ke kaligrafi. Kata Graphic berasal dari bahasa Yunani, yaitu: graphikos yang berarti menggambar atau menulis.

Menurut Danton Sihombing, Desain Grafis adalah mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar, baik dengan teknik fotografi ataupun ilustrasi. Sedangkan menurut Jessica Helfand Desain Grafis adalah kombinasi yang kompleks antar teks dan gambar, angka dan grafik, foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seseorang yang bisa menggabungkan elemen-elemen tersebut, sehingga dapat menghasilkan sesuatu yang unik, sangat berguna, mengejutkan atau subversif dan mudah diingat.

Pada akhirnya dapat disimpulkan bahwa desain grafis adalah ilmu multidisiplin yang kebanyakan melibatkan Seni Rupa dan Ilmu Komunikasi. Cakupannya juga sangat luas, tidak hanya suatu gambar saja, namun ke berbagai jenis komunikasi visual lainnya. Media yang dapat dijamah juga cukup banyak, dapat berupa media cetak ataupun non-cetak. Berbeda dengan desain produk, desain grafis menghasilkan produk yang tidak dikenakan secara fisik oleh pengguna, namun lebih digunakan secara psikis. Selain merujuk pada keilmuan dan proses, desain grafis juga dapat berarti benda atau produk yang dihasilkannya sendiri.

Sumber:

  1. Preble, Duane and (1985), Artforms, Harper and Row Publishers, Inc., New York.
  2. Suyanto. (2004), Aplikasi Desain Grafis untuk Periklanan. Andi, Yogyakarta.

·                  KATEGORI DESAIN GRAFIS

1. Printing (Percetakan): Percetakan adalah sebuah proses industri untuk memproduksi secara massal tulisan dan gambar, terutama dengan tinta di atas kertas menggunakan sebuah mesin cetak. Dia merupakan sebuah bagian penting dalam penerbitan dan percetakan transaksi. Printing sendiri memuat memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis dalam bentuk cetak.

2. Web Desain: Web desain adalah istilah umum yang digunakan mencakup bagaimana isi web konten ditampilkan, (biasanya berupa hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna akhir melalui World Wide Web, dengan menggunakan sebuah browser web atau perangkat lunak berbasis web. Tujuan dari web design adalah untuk membuat website—sekumpulan konten online termasuk dokumen dan aplikasi yang berada pada server web / server.

3. Film: Desain grafis yang berkaitan dengan industri perfilman dan TV mencakup beberapa kegiatan, antara lain, konsep visual, story board, tittle & credits, spesial effect, stage design, sampai ke materi promosi berupa spanduk, poster film, iklan dan juga materi hasil produksi berupa VCD atau DVD dari film tersebut.

4. EGD (Environmental Graphic Design), Identifikasi (Logo): Kedua bidang (EGD dan Logo) merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.
5. Desain Produk: Desain produk bisa disebut juga sebagai Industrial Design yang merupakan bidang ilmu dalam perencanaan dan perancangan barang untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sebuah karya desain dianggap sebagai kekayaan intelektual karena merupakan hasil buah pikiran dan kreatifitas dari pendesainnya, sehingga dilindungi hak ciptanya oleh pemerintah melalui Undang-Undang No. 31 tahun 2000 tentang Desain Industri.Jangka waktu perlindungan untuk desain industri adalah 10 tahun terhitung sejak tanggal penerimaan permohonan Desain Industri ke Kantor Ditjen Hak Kekayaan Intelektual.
Sumber: https://ccsvwikrama.wordpress.com/2016/12/08/5-kategori-dalam-desain-grafis/

·                  PROGRAM PENGOLAH GRAFIS

1.      Aplikasi Pengolah Gambar Vektor/Garis
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program.
Ø  Adobe Illustrator
Ø  Beneba Canvas
Ø  CorelDraw
Ø  Macromedia Freehand
Ø  Metacreations Expression
Ø  Micrografx Designer

2.      Aplikasi Pengolah Bitmap/Pixel/Gambar
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah gambar/manipulasi foto (photo retouching). Semu objek yang diolah dalam program-program tersebut dianggap sebagai kombinasi beberapa titik/pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya, foto. Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu. Meskipun begitu, program yang termasuk dalam kelompok ini dapat juga mengolah teks dan garis, akan tetapi dianggap sebagai kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program pengolah vektor/garis, setelah diolah dengan program pengolah pixel/titik secara otomatis akan dikonversikan menjadi bentuk pixel/titik. 
Ø  Adobe Photoshop
Ø  Corel Photo Paint
Ø  Macromedia Xres
Ø  Metacreations Painter
Ø  Metacreations Live Picture
Ø  Micrografx Picture Publisher
Ø  Microsoft Photo Editor
Ø  QFX
Ø  Wright Image
Ø  Pixelmator
Ø  Manga studio
Ø  Gimp
3.      Aplikasi Pengolah Audio Visual
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah film dalam berbagai macam format. Pemberian judul teks (seperti karaoke, teks terjemahan, dll) juga dapat diolah menggunakan program ini. Umumnya, pemberian efek khusus (special effect) seperti suara ledakan, desingan peluru, ombak, dan lain-lain juga dapat dibuat menggunakan aplikasi ini.
Ø  Adobe After Effect
Ø  Adobe Premier
Ø  Final Cut
Ø  Adobe Flash, atau sebelumnya Macromedia Flash
Ø  Ulead Video Studio
Ø  Magic Movie Edit Pro
Ø  Power Director
Sumber: https://www.desainbagus.com/jenis-aplikasi-pengolah-grafis/


·                  HUBUNGAN ANIMASI DAN DESAIN GRAFIS

Desain Grafis dan Animasi memiliki hubungan untuk menyampaikan informasi, ide, konsep, ajakan dan sebagainya kepada khalayak dengan menggunakan bahasa visual. Baik itu berupa tulisan, foto, ilustrasi dan lain sebagainya. Desain grafis dan Animasi adalah solusi komunikasi yang menjembatani antara pemberi informasi dengan publik, baik secara perseorangan, kelompok, lembaga maupun masyarakat secara luas yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi visual.


Share on:
  • ← Previous post
  • Next Post →
  • Blog ini saya buat untuk menampung tugas-tugas.
  • Saya ADE RIZKI WIRANTO, mahasiswa GUNADARMA
DSC_0932

ADE RIZKI WIRANTO

10117096

GUNADARMA SITE

  • E-Paper
  • Studentsite Gunadarma
  • Staffsite Gunadarma
  • BAAK Gunadarma
  • Gunadarma

Arsip Blog

  • Juni 2020 (1)
  • Mei 2020 (1)
  • April 2020 (1)
  • Januari 2020 (1)
  • November 2019 (1)
  • April 2019 (2)
  • Maret 2019 (1)
  • November 2018 (1)
  • Oktober 2018 (1)
  • Maret 2018 (1)
  • Oktober 2017 (1)
latest comments

nugassles

gunadarma

Diberdayakan oleh Blogger.
  • Home
Created By SoraTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates